“SEJAHTERA DENGAN SEMANGAT PERSATUAN”
Swandy Sihotang Mnj’18
Indonesia merupakan Negara dengan kepulauan yang terbentang dari sabang sampai Merauke, dapat diperhitungkan bahwa Indonesia terdiri dari 17.499 pulau dengan panjang garis pantai 81.000 km dan luas perairannya terdiri dari laut teritorial, 17.499 pulau dengan panjang garis pantai 81.000 kilo meter dan luas perairannya terdiri dari laut territorial. Dengan hal ini, Indonesia menyandang gelar sebagai Negara dengan kepulauan terluas di dunia.
Dengan bentang alam luas yang dimiliki Negara Indonesia, membuat Negara ini memiliki potensi kekayaan alam serta budaya yang sangat beranekaragam yang tersebar di segala penjuru Indonesia. Namun, jika kita menilik kembali ke masa lampau, semua yang dapat kita lihat dan nikmati sekarang bukanlah suatu hal yang mudah untuk diperjuangkan oleh para pendahulu kita, mereka berjuang untuk mengusir semua bangsa lain yang sejak dahulu merebut alam Indonesia yang kaya ini. Pada masa itu, dengan semangat persatuan yang tunjukkan oleh para pejuang banyak hal yang telah mereka korbankan untuk dapat menduduki kembali Indonesia.
Meskipun masa perjuangan dalam merebut Negara ini pada masa lampau sudah terlewati, masih banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dibenahi, agar segala perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan untuk mempertahankan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa ini tidak terbuang secara sia-sia dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat. Maka, kita diharapkan harus mampu mengelola segala bentuk kekayaan yang ada pada saat ini dengan baik demi kepentingan mensejahterahkan seluruh bangsa.
Pada saat sekarang, mungkin dapat kita lihat bahwa mirisnya perjuangan yang telah dilakukan pada masa sebelumnya, seolah-olah terkhianati karena tidak dapat dipungkiri bahwa kekayaan alam serta budaya yang dahulu diperjuangkan, kini dapat kembali ketangan para penjajah modern yang hanya memikirkan kepentingan diri sendiri tanpa menghiraukan kondisi alam sekitar serta masyarakat di sekelilingnya hanya demi ego yang mereka miliki. Mereka meraup keuntungan demi kekayaan pribadi serta segelintir orang terdekat yang ada disekeliling mereka sehingga menyebabkan ketimpangan yang sangat tampak ditengah-tengah tatanan masyarakat, bahkan masih banyak kekayaan Indonesia yang dikuasai oleh bangsa asing dan membawa hasil kekayaan yang mereka terus dari alam kita.
Meskipun tampak jelas masih ada ketimpangan yang terjadi didalam masyarakat yang dapat dilihat dalam pengelolan alam untuk mencapai kesejahteraan, tetapi tetap saja kita tidak perduli dengan hal ini, selalu mengambil keuntungan serta mengamankan kehidupan pribadinya. Padahal, jika kita bercermin dari semangat persatuan dan usaha yang telah ditunjukkan para pejuang, seharusnya kita bergotong royong demi mengelola alam tanpa ada campur tangan dari luar ataupun pribadi yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan sendiri. Kita harus hidup berdampingan dan dapat lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan alam demi kesejahteraan bersama dan melangkah bersama untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah.
“Rangkul kembali semangat persaudaraan dalam ikatan Bhinneka Tunggal Ika demi Indonesia yang lebih sejahtera”
Opini.pdf (unduh)