Pendidikan Kebutuhan Kita Semua
Miranda, EP’16
Pendidikan menjadi begitu penting bagi suatu bangsa, disebabkan oleh output yang dihasilkan oleh pendidikan itu sendiri, diharapkan akan mampu menghasilkan para pemimpin bangsa untuk kedepannya, selain itu juga melalui pendidikan diharapkan muncul para pemikir-pemikir, peneliti - peneliti dan juga generasi unggul suatu bangsa. Maka, pendidikan menjadi suatu kebutuhan bagi kita semua.
Pendidikan adalah suatu proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang, dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan juga pelatihan. Artinya, pendidikan itu adalah sebagai terminal yang akan membawa manusia dari kegelapan berpikir, bertindak, maupun bersikap menuju arah yang lebih baik dalam kata lain pencerahan. Tentunya proses pengubahan sikap dan tata laku ini tidak semudah membalikkan telapak tangan dibutuhkan sekumpulan formulasi-formulasi yang tersistematis dan diterjemahkan melalui suatu pelatihan dan juga pengajaran.
Berbicara tentang kondisi pendidikan Indonesia saat ini, tentu kita tidak bisa lepas dari sejarah panjang pendidikan Indonesia. Kita tentu akan teringat dengan salah satu sosok pahlawan yang dikenal sebagai bapak pendidikan Indonesia yaitu Ki Hadjar Dewantara yang telah berjuang agar pendidikan bisa terakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Meskipun telah mengalami perkembangan sedemikian rupa, nyatanya kualitas ataupun sistem pendidikan belum terlalu memuaskan kondisi saat ini menyebabkan banyak permasalahan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi bangsa kita. Tidak meratanya kualitas pendidikan menjadi masalah yang tidak habis – habisnya diperbincangkan, accessibility pendidikan pun hingga kini di pertanyakan karena nyatanya tidak semua masyarakat Indonesia mempunya kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan. Masalah pun bermunculan ketika banyak kalangan yang menyebut bahwa pemerintah telah gagal menyediakan pendidikan yag cukup bagi rakyatnya. Alokasi dana APBN yang disalurkan juga belum mampu memperbaiki kondisi tersebut.
Pendidikan di Indonesia sekarang dinilai kering dari sifat mendidiknya, pendidikan di Indonesia saat ini telah mengalami pergeseran makna, pendidikan dinilai hanya sebagai komoditi, dimana hanya mereka yang memiliki modal lah yang akan mendapatkan akses kedalam dunia pendidikan, selain itu instansi pendidikan dinilai hanya untuk mengeluarkan izajah sebagai legitimasi orang yang berpendidikan bukan lagi sebagai tempat untuk berlatih guna mendapatkan perubahan dalam berpikir, bersikap maupun bertindak.Banyak masyarakat menganggap bahwa pendidikan itu bukan suatu yang penting dan tidak berguna. Pendidikan bukan lagi suatu kebutuhan bagi mereka. Kondisi pendidikan yang banyak mengalami berbagai persoalan dalam berbagai hal, seperti kurikulum, sarana dan prasarana maupun sumber daya manusianya, serta masih banyaknya kesenjangan sarana prasarana antara masyarakat pedesaan dengan masyarakat yang ada di kota terjadi di dunia pendidikan. Hal ini tentunya perlu mendapat perhatian serta terobosan baru dengan metode pendidikan yang progresif. Untuk itu diperlukan adanya suatu upaya baru dalam menjalankan proses belajar-mengajar dengan metode baru dengan harapan menambah kesadaran masyarakat terutama kaum muda yang sedang menempuh pendidikan. Salah satu metode pendidikan yang di nilai tepat untuk dijalankan adalah konsep pendidikan yang digagas oleh Paulo Freire yang menganggap bahwa “pendidikan merupakan proses pembebasan”.
Dalam pandangan Paulo Freire, guru bukan hanya sebagai tenaga pengajar saja, yang memberikan perintah kepada anak didik, mereka harus sadar bahwa pendidikan itu mempunyai dua kekuatan sekaligus sebagai aksi kultural untuk pembebasan atau sebagai aksi kultural untuk dominasi dan hegemoni, sebagai medium untuk memproduksi sistem sosial yang batu atau sebagai medium untuk memproduksi status quo.
Pemerintah harus lebih cekatan lagi dalam merangkul seluruh elemen pendidikan di Negara ini dan bekerja sama pendidikan Indonesia yang lebih baik, karena pemerintah saja tidak cukup untuk mengemban tugas tersebut harus ada kesinambungan antara pemerintah, instansi pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Jadi ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara Indonesia untuk bisa mengembangkan pendidikan di Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan di Indonesia berarti sumber daya manusia yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional.
Opini.pdf (unduh)