Percayalah
Buat kamu yang membaca ini
Percayalah… hari baru telah menantimu
Coba kau lihat, tanya hatimu
Ada harapan baru menunggumu
Dalam lamunan aku termenung
Mengingat baik buruk sang waktu
Setiap detik yang berharga
Hingga tiba di awal
Lembaran baru telah datang
Tak ku undang, namun berharga
Tak ada yang bisa menebaknya
Tapi, tetaplah bersyukur
Hari ini, esok, bahkan seterusnya mungkin akan berbeda
Apa lagi yang kau tunggu? Alasan apa lagi yang kau buat?
Ketika hidupmu tak ada harapan
Ketika kau tak mampu lagi berdiri
Ketika semua orang pergi
Ketika semua orang membencimu
Tapi Allah tidak.
Ia selalu ada, selalu bersamamu dan menyayangimu
Allah masih memberi waktu
Mari bangkit
Jangan pedulikan masa lalumu
Belajarlah dari kopi
Bahwa rasa pahit bisa dinikmati
Percayalah…
Tuhan punya rencana indah untukmu
Ia membawamu menuju harapan baru
Kamu hanya perlu bersyukur
Untuk setiap hari yang Tuhan beri
Lembaran baru adalah diriku
Tak ada yang bisa menghiasnya kecuali aku
Aku akan menjadi perwarna
Aku akan menjadi pelukis
Menghias dunia baruku saat ini
Masa lalu telah berlalu
Pelangi indah muncul di hadapanku
Datang sebagai bagian baru dihidupku
Puisi.pdf (unduh)