TERLUKIS SENYUMKU

 

Hari demi hari datang silih berganti

Banyak cerita telah kulewati

Suka duka selalu menghampiri

Kutahan sakit, perih di hati

 

Tawa, senyum datang seketika

Telah kulewati tahun yang lama

Tahun baruku datang juga

 

Rasa sakit dan kecewa datang bersama

Saya, saudara, dan keluarga sangat ingin berjumpa

Kabar isolasi menghantui

Corona perusak dan pengganggu

Rindu pun terhenti dahulu

 

Sendiriku, sendiri di kamar

Meratapi dan sembari mengerjakan tugas

Rinduku bertanya, kapan harus kusudahi?

Hatiku menjawab, bersyukur dan berserah diri

 

Aku terpisah oleh waktu

Aku dan mereka saling rindu

Kulepas rindu melalui sebatang besi

Yang mereka sebut itu handphone

 

Terlukis senyum pada kami

Setelah kesampaian kabar ini

Tak tanggung-tanggung sampai pagi

Kulepas semua rindu ini

 

Walau hanya sebatas media

Terasa sudah cukup waktunya

Kumeneteskan air mata

Selamat valentine semua

Puisi.pdf (unduh)

1.5 2 votes
Article Rating