Hidup yang Sangat Berharga
Syalom teman-teman terkasih, mungkin kita sering mendengar kutipan “Hidupmu Berharga Bagi Allah” dari beberapa lagu, ataupun dari ayat Alkitab. Berharga, memiliki arti berguna, bermanfaat, dan nilai yang tinggi. Maka demikian, hidup kita yang sangat berharga dimata Allah adalah sebuah nilai yang tinggi dan menjadi hal yang istimewa yang dimiliki setiap manusia.
Saya sering mendengar istilah uang lima puluh ribu rupiah, jikapun uang tersebut terkena kotoran, tetapi tetap uang tersebut masih memiliki nilai. Sama halnya dengan manusia, segala dosa kesalahan yang telah kita perbuat menjadikan kita merasa tercela di dunia, namun bagi Allah kita tetap sama, sama-sama berharga dan selalu akan memiliki nilai, tak melihat seburuk apa noda hitam dalam hidup kita.
Istilah ini merujuk kepada setiap anak-anak-Nya, bahwa benar Ia telah mengaruniakan kasih keselamatan-Nya dalam bentuk pengorbanan di kayu salib untuk menyelamatkan setiap anak-anak-Nya dari dosa dan maut. Menilai seberapa berharganya manusia, bahkan tidak ternilai karena kita sudah ditebus oleh darah yang mahal, yang tercurah dikayu salib. Penebusan Allah akan manusia menjadikan kita sangat berharga dan terselamatkan atas segala dosa yang telah diperbuat.
Pada 1 Yohanes 3:1 tertulis “Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah!”. Allah sendiri sudah menjadikan kita sebagai anak-anak terkasih-Nya, tanpa melihat siapa kita. Jauh sebelum kita lahir ke dunia, Ia telah menjadikan kita seturut dan segambar dengan rupa-Nya.
Mungkin ada beberapa hal yang sering menggundahkan hati, baik itu perasaan membenci diri sendiri, merasa bahwa diri kita tidak berharga, merasa bahwa Tuhan meninggalkan kita di setiap pergumulan yang terjadi dalam hidup kita. Namun Allah berfirman dalam Matius 28:20 “Aku menyertai kamu senantiasa sampai pada akhir zaman”, ayat ini adalah janji Allah kepada kita, barang sedetik saja dalam hidup kita, Ia selalu ada memegang dengan tangan Kanan-Nya dan menuntun kita kepada setiap proses kehidupan yang akan dilalui.
Terlepas daripada semua perasaan buruk kita akan diri sendiri, merasa bahwa diri bukanlah apa-apa, merasa bahwa setiap pergumulan tidak ada satupun yang menemani, tapi kenyataan bahwa Tuhan menghadirkan kita kedunia dengan sukacita, Ia memegang setiap musim dalam hidup kita, bahkan menjadikan kita seutuhnya adalah kepunyaan-Nya menjadi bukti nyata bahwa setiap anak-anak-Nya sangat berharga dimata Tuhan.
Hidup yang berharga dimata Allah, adalah sebuah anugerah besar yang dikaruniakan-Nya kepada kita. Sejak dalam kandungan, Tuhan Yesus sudah merangkai setiap rencana untuk akan menjadi apa kita ketika lahir kedunia. Bahkan sedetik saja Ia tidak pernah meninggalkan kita dari dekapan-Nya. Betapa berharganya kita dimata Tuhan Bukan?.
Teman-teman terkasih, baiklah kita melihat bahwa penyertaan dan keselamatan yang kita peroleh dari Tuhan, adalah sebuah anugerah yang besar, yang menjadikan kita semakin berharga dihadapan Allah. Karena seutuhnya kita manusia adalah serupa dan segambar dengan Allah, yang semakin menjadikan kita istimewa dan kehidupan yang kita peroleh adalah sepenuhnya milik Tuhan saja.